SEJARAH DESA SIREMENG

Sebuah desa di bawah kaki gunung Slamet, tepatnya di kecamatan Pulosari kabupaten Pemalang. Desa ini konon ceritanya adalah desa yang sangat tentram dan damai serta kaya akan hasil pertaniannya. Berdasarkan cerita orang tua atau sesepuh desa, desa ini dijaga oleh sesosok makhluk jadi-jadian yaitu seekor macan (harimau). Hewan jadi-jadian ini menjelma menjadi seorang manusia dan menikahi gadis dari desa tersebut. Dari hasil pernikahan itu mereka dikaruniai beberapa anak dan keturunan mereka sampai saat ini masih ada. Namun, tidak semua orang mampu untuk melihat atau mengetahui keberadaan keturunan sang macan tersebut.

Dari cerita yang berkembang dimasyarakat, dahulu kala saat penjajahan Belanda di Indonesia sempat desa ini di obrak-abrik oleh penjajah. Namun, berkat kesaktian yang dimiliki oleh sang macan, semua keturunannya menjelma menjadi seekor macan dan mereka selalu menyelinap dikeremangan malam saat mengintai penjajah.Kemudian dari keremangan itu pula sang macan membasmi para penjajah.

Karena kejadian tersebut, desa ini dinamakan Siremeng yang berarti “Si”=Sang dan “remeng”=remang-remang (macan).

Hal itu hanyalah sebuah cerita yang muncul sebagai pengantar tidur anak-anak di desa kami. Entah benar atau tidak yang jelas kami bangga dengan tanah kelahiran kami sampai saat ini.

Mungkin Anda Menyukai

Satu tanggapan untuk “SEJARAH DESA SIREMENG

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *